RSS

Akuarium baru dan koki

03 Nov

sebenarnya, sudah cukup lama punya keinginan memelihara ikan.. akan tetapi selalu sadjah gak pernah kesampaian…

dan akhirnya setelah sekian lama ituh.. sabtu kemarin tanggal 1 nov ditemani seorang kawan yang ahli di perikanan, perlaukan,πŸ˜€ . keliling2 bandung cari akuarium ikan dan lain sebagainya. mulai dari karapitan sampe ke tegalega. eh emang cuman ke dua tempat itu ajah kali. hehe. beli juga akuarium dan pompa + filternya nya. beli ikan dan aksesoris lainnya keesokan harinya. kenapa? karena mesti di cek dulu akuarium nya. di test dulu di rumah. bocor apa ga? gimana sih cara nge-test nya. yaah tinggal dimasukin air deh. simpen cukup lah semalem. naah abis ituh diliat, apa ada air yang merembes di sambungan-sambungannya? periksa yang teliti. naah abis ituh batu deh beli ikan dan lain sebagainya. mudah kan..

dan ternyata hobi memelihara ikan tuh ga mahal2 amat sih..

  • akuarium 30×50 cm = Rp.40rb [tegalega] >> beli sendiri
  • pompa dan penyaring + kapas = Rp.37rb [tegalega] >> beli sendiri
  • batu putih = Rp.12rb [antapani] >> beli sendiri
  • 5 koki @ Rp.3000 = 15rb [cimahi] >> nitip temen
  • 5 koki @ Rp.2500 = 12500 [cimahi] >> nitip temen
  • pakan ikan koi = Rp.3000 [antapani] >> beli sendiri

yaah setelah ditotal-total semuanya cuman butuh Rp. 119.500,- untuk bisa mendapatkan akuarium beserta isi-isinya, yaah meskipun ga terlalu besar dan wah.. yaah tapi lumayan lah.. liat aja nih..

03112008

naah lumayan kan.. mencoba memelihara ikan.. heu heu heu.. asiik.. mainan baru di kamar.. nyaman ngedenger suara air ngalir.. asik2.. pisang goyang tiga kali [plurk mode on]

ayooo.. pelihara ikan yuu..

di bawah ini ada tata cara memelihara ikan koi..

KOKI ternyata beda dengan KOI

KOI UNTUK PEMULA

Nishikigoi atau lebih populer sering disebut sebagai ikan Koi, jenis ikan ini sering disangka ikan asli jepang tetapi sebenarnya tidaklah demikian.

Asal persisnya koi sebenarnya penulis kurang begitu paham, ada yang menyebut berasal dari daerah Asia timur, Persia, sekitar laut hitam, ada pula beberapa literature menyebut koi berasal dari Cina.

Jenis ikan ini menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia karena kemampuan jenis ikan ini untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan setempat.

Ikan jenis ini merupakan jenis ikan hias kolam paling popular dan paling digemari di seluruh penjuru dunia, mungkin karena keindahan ragam pola dan warnanya.

MENGAPA HARUS KOLAM ?

Koi sebenarnya tidaklah harus dipelihara dikolam, bisa saja di bak, akuarium atau lainnya.

Yang harus dipahami disini adalah inti permasalahanya.

Koi adalah jenis ikan hias yang β€œ keindahan utamanya β€œ terletak pada bagian punggungnya, kalau diamati bagian lain dari tubuhnya tidak lah ada sesuatu yang lebih istimewa dari jenis ikan hias lainnya.

Nah, bagian tersebut bisa dilihat atau diamati kalau kita melihat dari posisi atas koi itu sendiri.

Itulah yang harus kita jadikan acuan.

Kalau kita memelihara ikan hias berarti kita ingin menikmati keindahan nya, keindahan itu akan kita nikmati kalau kita memelihara di kolam, atau memelihara di akuarium , bak dan lain sebagainya yang posisinya kita letakkan dibawah pandangan horizon kita.

Jadi memelihara koi tidaklah harus dikolam.
BAGAIMANA MEMELIHARA KOI YANG BAIK.

Banyak para hobbis maupun para calon hobbis yang beranggapan terlalu berlebihan dalam pemeliharan koi.

Dalam pengamatan penulis sendiri, masyarkat hobbis koi seolah – olah sangatlah terlalu berlebihan dalam cara – cara pemeliharaan koi, kadang kalau penulis amati malah cenderung timbul semacam rasa paranoid yang berlebihan.

Prinsip memelihara koi sebenarnya tidaklah jauh berbeda dengan prinsip hidup atau kehidupan manusia itu sendiri, mungkin yang beda manusia hidup di darat sedang koi di air.

Dalam memelihara koi yang perlu diperhatikan sebenarnya hanyalah menjaga kualitas lingkungan hidup koi itu sendiri. Sama dengan manusia, seorang manusia sehat akan menjadi sakit apabila hidup dilingkungan yang tidak sehat, manusia sakit bila tidak di obati lambat laun akan sakit makin parah lalu mati, sama hal juga dengan koi.
LINGKUNGAN HIDUP KOI YANG BAIK

Untuk lebih mudah memahami dalam membentuk lingkungan hidup koi yang baik, cobalah sejenak pembaca untuk membayangkan habitat asli tempat koi yang asli.

Cobalah pembaca bayangkan sebuah danau atau sebuah sungai alam, disana banyak hidup berbagai mahluk hidup baik flora maupun fauna, yang kalau kita amati secara biologi sederhana antara satu dan lainnya masing – masing species yang hidup disana saling ada keterkaitan antara satu dengan lainnya, mulai dari mikro organisme sampai makro organisme,

Kehidupan disana akan membentuk suatu rantai makanan dan rantai kehidupan. Jadi dalam menciptakan lingkungan tempat hidup koi hendakanya kita berusaha untuk menciptakan lingkungan yang menyerupai habitat aslinya, tentu saja dengan membuang hal-hal yang dapat mengganggu kelangsungan hidup koi itu sendiri di habitat aslinya, misalkan saja predator.

Dalam memelihara koi dalam lingkungan tempat tinggal kita tidak mungkin kita membuat lingkungan hidup seperti habitat asli koi. Namun disini kita harus merekayasa lingkungan hidup koi sehingga meyerupai habitat aslinya.

MERANCANG LINGKUNGAN HIDUP KOI

Dalam membuat lingkungan hidup koi ( dalam hal ini yang dimaksud adalah β€œtempat” rencana pembaca untuk memelihara koi ) sangat erat kaitannya dengan anggaran yang disiapkan, luas lahan yang akan di gunakan, selera estetika hobbis dan sebagainya.

Untuk merancang tempat pemeliharaan koi hal yang pertama perlu dipikirkan adalah sumber air yang akan digunakan.

Apabila di tempat yang akan kita gunakan mempunyai sumber mata air alami maka yang kita butuhkan hanyalah rancangan untuk membuat kolam atau rancangan sebuat empang ( banyak yang mengistilahkan demikian untuk kolam dengan sumber mata air alami ).

Apabila lahan yang akan kita gunakan tidak memiliki sumber mata air alami tetapi memiliki sumber air alami buatan ( misalkan sumur ) tinggal pembaca mempertimbangkan factor ekonomis.

Yang dibutuhkan adalah rancangan kolam dengan sumber air mengalir terus ke kolam.

Namun apabila mempertimbangkan ketersedian atau kemampuan sumber air tersebut atau factor ekonomis maka yang di butuhkan adalah rancangan kolam dengan sistim filtrasi-nya.

Apabila lahan yang akan kita gunakan menggunakan sumber air yang tidak alami ( misalkan PDAM / PAM ) yang diperlukan adalah hasil test laboratorium sumber mata air tersebut ( misalakan PDAM, setiap daerah memiliki kualitas air yang berbeda – beda ), baru kita dapat merancang kolam dengan sistim filtrasi yang sesuai.

Apabila pembaca ingin memelihara koi di akuarium atau bak maka yang diperlukan adalah sumber airnya dan rancangan sistim filtarsi yang sesuai dengan kualitas air dan bentuk akuarium / bak tersebut

MENGAPA PERLU SISTIM FILTRASI

Sistim filrasi diperlukan untuk menjaga habitat koi tetap sehat dan layak huni.

Sama seperti manusia koi hidup juga menghasilkan limbah, kotoran, dan lain – lain yang dapat merusak kualitas air sebagai tempat hidup koi itu sendiri.

Misalkan kotoran (feses ) yang dapat menimbulkan gas ammonia yang beracun.

.

BAGAIMANA SISTIM FILTRASI YANG BAIK ?

Sistim filtrasi yang terbaik baik adalah sistim yang sesuai dengan kolam itu sendiri baik bentuk kolam , letak kolam ( dalam tanah, diatas permukaan tanah atau gabungan ) ,sumber air kolam itu sendiri dan hal – hal lainya.

Sistim fitrasi yang baik adalah gabungan antara filter fisika, kimia dam biologi.

Yang dimaksud sistim fisika adalah sistim filter secara fisika atau mekanis, kalau lebih disederhanakan lagi mungkin filter untuk menyaring kotoran – kotoran yang kasat mata.

Yang dimaksud sistim kimia adalah sistim filtasi dengan proses kimiawi dan atau penyaringan bahan – bahan kimiawi yang sifatnya merusak atau menurunkan kualitas air sebagai habitat hidup.

Sedangkan sistim biologi adalah sistim filtasi dengan proses biologi.

sumber : http://www.forumsains.com/profile/terminalkoi/?sa=showPosts

 
9 Comments

Posted by on November 3, 2008 in iseng2 berhadiah

 

Tags: , , , ,

9 responses to “Akuarium baru dan koki

  1. machmoedsantoso

    November 4, 2008 at 2:07 am

    hihihirr.. kobra ngalauk euy..
    urus cing bener kob!!

     
  2. ainkobra

    November 4, 2008 at 4:14 pm

    ok muy.. siiip lah.. pasti diurus lah.. diajar heula ngurus lauk.. kakara ngurus nu sejen..

     
  3. piqs

    November 17, 2008 at 6:00 am

    lauk a? hehe

    btw, sok ngeplurk maneh bil?

     
  4. ainkobra

    November 19, 2008 at 6:05 am

    muhun.. ieu lauk.. bade nu mana yeuh?? heu..
    ayeuna mah geus rada tara.. tapi nya kitu..
    addictedna aya keneh..

     
  5. agni

    January 15, 2009 at 1:53 am

    itu teh yg d akuarium, ikan koki kan?
    naha terkadang d sebut jg koi…
    pdhl kan beda bil…
    yg bener yg mana?yg ada d akuarium teh?
    koki atawa koi?meuni banyak bil…

    pelihara ikan versi saya:
    akuarium bulet kecil diameter 20cm = rp.25rb
    ikan cupang = rp.12rb
    batu karang dan kerang2 = mulung di pantai
    pakan nya = rp.5rb
    total = rp.42rb

    hehehe…

     
  6. ainkobra

    January 15, 2009 at 4:03 am

    to agni : iyaa seharusnya yang di akuarium itu ikan koki.. bukan ikan koi..

    wow.. ngan 42rb.. hebat.. cupang hungkul siih.. pantaass.. hehe.. agni seneng lauk cupang..
    ck ck ck…

     
  7. Agni Giani

    January 19, 2009 at 7:26 pm

    da lauk cupang gampang meliharana…
    pernah melihara koki, tp akuarium na kesempitan da si koki teh udah gede, trs g pake pompa tea..jd mati..hehe

    klo cupang mah tahan lamaaa…πŸ˜€

     
  8. nur wachid

    February 16, 2010 at 6:00 pm

    saya memelihara ikan mas koky sekitar 10 buah…kemarin beli di pasar gede solo, tapi setelah saya pelihara satu per satu mati……yang terakhir koky jambulku yang paling besar mati….. karena air keruh…gimana cara mengatasi kekeruhan airnya ya? ada yang bisa bantu?

     
  9. ainkobra

    February 16, 2010 at 8:38 pm

    @ nur wahid : salam kenal mas..
    ada beberapa tips :
    1. isi terlebih dahulu akuarium dengan air bak, lalu diamkan terlebih dahulu selama 1 hari.
    2. biasanya kalo beli ikan tuh kan suka di kasih plastiknya.. naah caranya.. masukan dahulu semuanya dengan plastik2 nya kedalam aquarium(jangan dulu dibuka plastiknya) lalu diamkan selama kurang lebih 15 menit lah..
    3. setelah itu baru buka plastiknya dan biarkan ikan dengan sendirinya keluar dari plastiknya.
    4. cara membersihkan cukup dengan filter (bentuknya seperti kain kasa) namun lebih tebal, harganya murah koq, tentunya dengan mengunakan pompa kecil.
    seminggu sekali cuci filternya.
    sebulan sekali ganti air aquariumnya.
    5. kemungkinan dikarenakan jamur.. coba membeli obat tetes penghlang jamur. bentuknya seperti obat tetes mata. biasanya berwarna biru atau hijau.
    6. pemberian makanan jangan terlalu banyak..secukupnya sadjah.. asalkan teratur..
    ingat. mesti teratur.

    segitu sadjah.. maaf bukan maksud untuk menggurui.. sy pun masih belajar..πŸ˜€

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: