RSS

Monthly Archives: February 2009

Syahadat Cinta

sebuah novel yang dikarang oleh Taufiqurrahman al-Azizy dan dibuat film nya oleh Gunawan Paggaru.. kemarin ini saya baru menonton filmnya.. terus terang saya belum membaca novelnya..

cukup banyak hikmah yang bisa diambil dalam film nya, akan tetapi tidak sedikit juga yang menurut saya di bagian film itu bisa menjadikan pro dan kontra. dibahas mengenai hijab, khalwat, dan lain sebagainya. saya sebenarnya ingin mengkritisi tentang hal ini, namun nampaknya belum saatnya, nanti sajah.. di bawah ini link yang membahas film ataupun novel ini.. silahkan dibaca..

Read the rest of this entry »

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on February 20, 2009 in hikmah

 

T O N E E E T

IMG 0700

IMG 0701

IMG 0702

Barudak Kodim VS Altim

14 – 15 February 2009

 
7 Comments

Posted by on February 16, 2009 in ngacapruk

 

A L E U T – 8 Feb 2009

Terminal Dago – Padasuka

wow..fiuuh..aah.. hmmh.. ketika akhirnya sampai di rumah sekitar pukul 8 malam. masak air untuk mandi dengan sedikit ditambahi garam yang konon katanya bisa menghilangkan pegal-pegal yang terasa.

dago padasuka

jalur aleut-aleutan [hasil google earth]

Ketinggian :

  • Terminal Dago = 878 m dpl
  • Warung Bandrek = 1161 m dpl
  • Moko / Warung Daweung = 1395 m dpl
  • Padasuka = 699 m dpl

Jarak :

  • Terminal Dago – Warung Bandrek = 5,06 km
  • Warung Bandrek – Warung Daweung = 5,10 km
  • Warung Daweung – Padasuka = 8,20 km
  • TOTAL = 18,36 km

sapatu aleut copy

 
7 Comments

Posted by on February 11, 2009 in iseng2 berhadiah

 

hayuu aleut-aleutan..

PETUALANGAN SERU ALEUT

Ayo Bertualang ke Patahan Lembang!!
Menyusuri bekas pantai utara Danau Purba Bandung, melihat pemandangan eksotik di ketinggian antara Bandung & Lembang, singgah di kampung-kampung tua di atas awan, menilik kuburan-kuburan kuno masa pra-Islam yang misterius.. dan banyak hal unik lain!!

Minggu, 8 Februari 2009
Kumpul di depan Terminal Dago, jam 6 pagi

Bawa bekal botram, pake celana panjang & sepatu, bawa payung & jaket.. Karena kita bakal betul-betul bertualang : )

http://aleut.multiply.com/

 
2 Comments

Posted by on February 6, 2009 in iseng2 berhadiah

 

AL-ZAITUN

okeeh, jumat ba’da magrib di fisbang,

itulah kata terakhir yang saya ucapkan di YM kepada teman sekitar pukul 11 malam. (seperti mau meninggalkan sesuatu). ya, memang benar, akan meninggalkan bandung menuju indramayu. Wah jumat yah, eh berarti besok dong, baru sadar setelah melihat waktu dan tanggal di sebelah kanan bawah layar monitor.

untuk apa ke indramayu? hmmh.. dengan niat awal membantu seorang teman dalam pengambilan data untuk tugas akhirnya, sekalian jalan-jalan ke indramayu, tepatnya ke Al-Zaitun. Soalnya memang disitulah tempat pengambilan datanya. ceritanya dia akan mengukur luminansi sebuah mesjid di kawasan itu. heu heu, maaf kawan, kalo boleh jujur sebenernya keingintahuan tentang al-zaitun lebih besar daripada membantunya untuk pengambilan data. soalnya belum pernah ke sana. 🙂

Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 3 jam, ditemani hujan yang terus mengguyur, serta udara dingin yang masuk melewati sela-sela kaca mobil yang memang sengaja dibuka agar mengurangi embun yang menempel di bagian dalam kaca mobil. Dari kampus UTT (Universitas Tralala Trilili) -mengambil sebuah akronim dari epigram- ke arah utara >> setiabudi >> lembang >> subang >> lalu belok kanan ke cipunagara >> melewati sebuah jembatan (yang ternyata jembatan itu adalah perbatasan subang dan indramayu) >> tibalah di rumah seorang dosen Al-zaitun yang memang sedang menjalani kuliah SSS di UTT dan ternyata masih sekitar 15 km lagi jarak dari rumahnya.

DSC 0114

rumah pa dosen – 15 km lagih

Al-zaitun, bukan az-zaitun, begitulah cara penulisan yang benar, meskipun memang dibaca/dilafalkan azzaitun. Terima kasih pa dosen atas ilmunya. Satu hal yang baru saya ketahui bahwa ada perbedaan dalam hal penulisan dan pelafalan bahasa arab ketika di hurufkan (di abjadkan). Ternyata hal ini sama dengan bahasa inggris atau mungkin semua bahasa lainnya, contohnya saja “one” penulisan memang seperti itu tapi pelafalan bukan “o-ne” tapi “wan”.

Berdiri pada tahun 1995 dan di resmikan pada tahun 1999 oleh B.J. Habibie yang pada saat itu masih menjabat sebagai presiden RI. Mempunyai luas tanah sekitar 1200 hektar yang didalamnya terdapat bukan hanya bangunan pendidikan tetapi pertanian, peternakan dan lain sebagainya. Mulai dari pendidikan sejak dini sampai ke tingkatan S1. Areal sawah berhektar-hektar dan sapi sekitar 2000 ekor menempati peternakan yang ada di dalamnya. Maka tak heran, hampir setiap hari pasti ada sapi yang melahirkan di sana.

Perubahan image daerah indramayu yang asalnya terkenal dengan (maaf) pelacuran sekarang menjadi sebuah sebuah daerah pendidikan. Akan tetapi tetap saja pelacuran masih ada, bahkan orang tua di daerah ini akan bahagia/bangga bila mempunyai anak seorang perempuan. (astagfirullahal’azim). Dengan adanya daerah pendidikan ini diharapkan image yang dulunya negatif menjadi positif.

Banyak hal lain lagi yang saya ketahui ketika saya datang ke tempat itu, karena kebetulan ketika pangukuran ditemani oleh seorang pegawainya. Meskipun sering didengar selentingan-selentingan mengenai tempat ini, akan tetapi nampaknya tak terpengaruh dengan kemajuannya.

DSC 0204

di depan masjid yg belum jadi

Jam sudah menunjukan pukul setengah tiga sore, sudah saatnya saya pulang, pulang kembali ke bandung. Kali itu saya pulang sendiri, tidak bersama yang lainnya, karena sebetulnya masih ada yang harus diukur, tapi untuk malam harinya. perjalanan pulang :

  • naik ojek = sekitar satu jam…
  • naik bis 3/4 = satu jam lebih
  • tiba di subang jam 4 lebihan..
  • naik angkot lagi ke wisma..
  • lalu naik elp subang – bandung.. 3 jam… separuh nya perjalanan, separuhnya lagi ngetem.. parraaah..
  • naik angkot ledeng – caheum.. nyampe deeh..

alhamdulillah kembali ke kampus dengan selamat..

 
Leave a comment

Posted by on February 5, 2009 in iseng2 berhadiah

 

J a m a L

Hidup yang kita jalani sekarang bisa jadi tidak seperti yang kita cita-citakan, tapi itulah hidup yang sebenarnya untuk kita. Artinya kita akan bisa menjalaninya karena hidup selalu berjalan menuju yang seharusnya, meski lebih sering seadanya. Semua tergantung pada yang menjalaninya, yang menghidupi hidupnya.

e p i g r a m – J a m a L

Jamal, makanan khas yang paling enak kalo dijadikan asin (maaf itu jambal). Jamal, seorang pria kelahiran ciamis tahun 1967 ini ternyata sudah mengarang 4 novel sampai sekarang ini.

  1. Louisiana Louisiana
  2. Rakkaustarina
  3. Fetussaga
  4. Epigram

haduuh.. masih sulit berkata-kata, bagaimana caranya mengomentari keempat novel itu.. WOW.. SALUUT.. KEREEEN.. EDAAN.. GILAA.. OK BANGEEET..

Dari ketiga novel pertama (Louisiana-Luoisiana, 2003, Rakaustarina ,2004, Fetussaga,2005) tak terlihat indikasi bahwa Jamal adalah penulis yang berbahaya. Louisiana-Louisiana dan Rakkaustarina berbicara mengenai kisah cinta yang dibumbui oleh setting luar negeri dan konflik-konflik batin akibat benturan budaya pada kehidupan tokoh-tokohnya, Fetussaga menceritakan kisah jabang bayi yang mampu merasakan dan berkomunikasi dengan ‘alam lain’. Tak ada yang berbahaya, ketiga-tiganya menghibur sambil memberi wawasan pada pembacanya dalam hal kultur budaya lokal (Fetussaga) hingga lansdkap negara-negara Eropa (Louisiana-louisiana & Rakkaustarina), tak ketinggalan Jamal juga selalu memasukkan unsu-unsur seni, desain dan filosofi kehidupan dalam dialog-dialog para tokohnya. http://bukuygkubaca.blogspot.com/

weits.. ternyta sudah ada 2 buku tambahan lagih sampai saat ini yang ditulis jamal..

hei thank you udah japri. yg terakhir sebenarnya ada dua, yg 2007, DONG MU
judulnya, yg 2009, Opik Sok Cool, nih! yg ini mah pake nama samaran Jurie
G Jarian. haha

saya juga pulang kandang ke kampus cap gadjah duduk aka universitas
tralala trilili itu hehe

salam
mj

begitu katanya dalam email balasan nya.. haruus dibaca nih.. hmmh..

 
6 Comments

Posted by on February 2, 2009 in hikmah

 
 
%d bloggers like this: