RSS

Sebelum Engkau Halal Bagiku

17 Oct

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sebelum Engkau Halal Bagiku.
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam..
Tuhan Yang Maha Rahman.. Maha Rahim..

Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah, Muhammad Rasulullah Shallahu’alaihi wassalam.
Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi’adadi Kulli Ma’lu Mil Lak.

Yaa Rabbi..

Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta..
berfikir sebelum bertindak..
santun dalam berbicara..
tenang ketika gundah..
diam ketika emosi melanda..
bersabar dalam setiap ujian..

Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq..
Sebijaksana Umar bin Khattab..
Sedermawan Utsman bin Affan..
Sepintar Ali bin Abi Thalib..
Sesederhana Bilal..

Setegar Khalid bin Walid radliallahu’anhum
..

Amiin ya Rabbal’alamin.

Duhai Calon ”makmum”ku..

Apa kabar engkau disana? siapapun engkau..
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepadamu..
dan semoga kekuatan Iman&Takwa selalu melekat di dalam hatimu..

Calon “makmum“ku..

Aku tau ALLAH menunda waktu kita tuk bersama..
ALLAH hanya memberi jeda tuk kita bisa mempersiapkan segalanya saat tiba kita bersama nanti..
Bersama dalam satu atap dalam satu hati…

Mengertilah calon makmumku..

Aku mencintaimu.. Aku membutuhkanmu…
Mungkin aku tak dapat menyampaikan rasa cinta ini kepadamu secara langsung saat ini..
Namun aku percaya ALLAH akn mencintaimu slalu dalam setiap rinai waktu yang kau jalani..

Duhai Calon ”Makmum”ku..

Jika memang kita berjodoh..
Allah pasti akan memberikan cinta di dalam hati kita..
Di dalam hatiku dan di dalam hatimu..
Dan jika memang kita tidak berjodoh..
Allah pasti sedang merencanakan yang terbaik untuk kita..
Karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan..

Ku serahkan rasa yg tiada sanggup dijadikan halal itu kepada Maha Yang Maha Memberi dan Memilikinya,
Biarkan Dia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya,
Karena ku ingin menjaga cintaku hanya untuk yang halal..

Calon “makmum“ku..

Aku tak menuntut banyak darimu..
Aku tak memaksamu tuk membalas cintaku sekarang..
Semua itu kuyakin akan tumbuh perlahan dalam hati tulusmu..
Akan mekar layaknya bunga namun tetap terjaga..
Dan takkan layu oleh panas matahari maupun oleh hujan yang setiap saat menerpa….

Calon “makmum“ku..

Mungkin kau tak mencintaiku dengan hatimu saat ini..
Tapi janganlah kau pudarkan cintamu pada-NYA yang begitu mencintaimu..
Yang memberikan nafas kehidupan..
Yang memberikan sempat padam tuk dapat berkarya yang menjadikan itu ibadahmu..

Calon “makmum“ku..

Aku terus menanti saat itu..
Terus menanti saat kita bersanding dan mengucap janji suci walimatul’ursy..
Janji suci yang lekat dengan tanggung jawab kepada ALLAH SWT..

Saat kau merangkulku erat..
Menuntunku menuju amanah ALLAH tuk mendampingmu..
Menuntunku tuk selalu mencari surgaku melalui dirimu..

Calon “makmum“ku..

Hati ini akan selalu untukmu…
Akan selalu kujaga untukmu..
Kumohon jangan kau nodai ketulusan ini dengan sesuatu yang bisa kau buat sebagai alasan..
Jangan kau hakimi hatiku dengan perasaan yang tak pasti..

Calon “makmum“ku..

Mungkin saat kau baca ini, hatimu tak terketuk sama sekali..
Mungkin kau menganggapku berlebihan dengan apa yang kurasakan..
Sekali lagi maafkan aku calon makmumku..
Ini hanya ungkapan hati yang aku miliki saat ini..
Karena aku tak dapat berbicara langsung denganmu..
Bagaimanapun itu, Aku hanya berharap…
ALLAH senantiasa melindungmu..
Senantiasa memelukmu..
memudahkan langkahmu..

Dan ALLAH akan membawamu padaku, saat kau telah siap menerimaku dengan apa adanya aku…
Semoga ALLAH membuka jalan kemudahan itu calon makmumku..

Jaga diri baik-baik calon Makmumku..
Aku merindukanmu…
Akan kujaga baik-baik hati dan diriku, hingga takdir mempertemukan kita kelak..

Jadilah “BINTANG” halal buatku..

aku belum tentu menikahi dengan orang yang aku cintai, tapi aku akan mencintai siapapun yang menikah denganku karena dia adalah kekasih dunia akhirat

Ya Allah……
Bila Hamba menjadi pasangan seseorang..
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya..
Izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya..
Izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya..
Izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya..
Izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya..

Ya Allah..
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu..
Izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu..
Izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur kepadaMu..
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin..

Bunga-bunga cinta indah bersemi diantara harap pinta padaNya
Ya Allah tautkanlah cinta di hati berpadu indah dalam mihrab cinta

Wallahù’alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,
Wassalamù’alaíkùm warahmatùllahí wabarakatùh.

Selengkapnya Kunjungi blog ini



 
2 Comments

Posted by on October 17, 2011 in hikmah

 

2 responses to “Sebelum Engkau Halal Bagiku

  1. Widhi Setianingtyas (@tyastyazz)

    November 1, 2011 at 12:36 pm

    adeuuuuhhhhh……. ijin mengAmini gan… btw kapan anak baptismu disuruh memilih??

     
  2. Tia

    November 24, 2011 at 11:12 am

    amin ya rabbal alamin…subhanallah…semoga

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: